DateWritten: February 28, 2019. Abstract. Consumerism plays a significant role in the transition taking place in a world where everything is digitized. Businesses have started adopting various digital marketing approaches, the most favoured methods being content, social and mobile marketing. Various channels that constitute digital marketing
Kiri ke kanan Ketua IMA Periode 2015-2017/Managing Director Airfast Indonesia, Arif Wibowo, Ketua IMA periode 2017-2019, De Yong Adrian, dan Sekjen IMA 2017-2019, Profesor Adrianto Widjaja. Foto Tagar/Suratno Wongsodimedjo Jakarta, Tagar 8/1/2019 - Berbagai tren dalam dunia bisnis mulai hadir mengawali awal tahun 2019 yang diprediksi akan menjadi sangat penting tahun yang menantang dalam dunia satunya adalah tren pemasaran berbasis digital, sebagai salah satu pijakan para marketeer agar bisnis mereka tetap tumbuh tren marketing baru tentu saja akan selalu ada tiap tahunnya, mengikuti dinamika yang terjadi terutama di Indonesia. Para marketeer atau pemasar dituntut menyesuaikan perjalanan dunia usaha dengan tren, karena bisa jadi tren sebelumnya tidak berlaku lagi tahun ini. Menurut Charlie M. Sianipar, penggiat digital marketing di Jakarta, "Trend ini sangat dinamis, setiap saat bisa kekinian, tak lama kemudian ditinggal pengguna internet"Untuk menghadapi tahun 2019, Indonesia Marketing Association IMA menyatakan akan ada sembilan tren marketing yang terjadi. Berikut sembilan tren CRM berbasis Artificial InteligencePeran Kecerdasan Buatan AI dalam dunia korporat telah membantu perusahaan mempersonalisasikan keterlibatan mereka dengan Artificial Intelligent, perusahaan dengan jumlah pelanggan sangat besar dapat mengumpulkan dan menyusun data pelanggan jauh lagi, AI bisa menganalisis cara meningkatkan pengalaman pelanggan dan membangun hubungan yang kuat dengan merek akan terus membantu perusahaan untuk mempersonalisasi keterlibatan mereka, tidak hanya dengan sebagian pelanggan tetapi juga dalam jumlah frekuensi marketing. Foto Pixabay2. Meningkatnya popularitas jaringan OMNILangkah raksasa e-commerce untuk mengakuisisi brand ritel offline, merupakan langkah OMNI, yaitu mengkombinasikan marketing secara online dan pemasaran dengan cara konvensional yakni ini mendorong para peritel offline dan pelaku e-commerce lebih kecil untuk menerapkan hal yang satu strateginya, peritel offline dapat membangun persepsi kuat di sosial media sehingga menghasilkan banyak situ mereka bisa membuat kampanye sesuai karateristik follower sehingga tidak hanya sekedar follow, tetapi juga menjadi anggota dampaknya ketika melakukan penjualan, peritel dapat lebih akurat memperkirakan jumlah pelanggan yang akan datang ke toko Meningkatnya popularitas intrapreneurMeskipun persentase perusahaan startup yang sukses sangat kecil, banyak profesional yang terjun membangun start up mereka sebagian besar gagal. Rugi tidak hanya startup mereka, perusahaan yang mereka tinggalkan juga kehilangan talenta menghindari hal tersebut, perusahaan kini mendorong para profesional di tempat kerja mereka menjadi pegawai didorong mengambil risiko lebih besar dengan harga sepadan, mulai dari bonus besar hingga saham kepemilikan di Penggunaan pembayaran digital kian masifSetelah dirasakan manfaatnya para pengguna e-commerce, pembayaran lewat platform digital kini punya peran institusi atau perusahaan mencoba menggunakannya sebagai jaringan distribusi pinjaman atau kredit dengan sistem digital, pemberi pinjaman memiliki catatan lebih akurat terkait kebiasaan berbelanja dan tren pengeluaran kreditur. Cara ini meminimalisir risiko tersendatnya aliran pembayaran di sektor Pasar halal semakin kompetitifMeningkatnya popularitas gaya hidup halal di Indonesia mendorong semakin ketatnya persaingan di sektor yang bersaing tidak hanya berasal dari negara mayoritas Muslim, tetapi juga ini mencoba memantapkan posisinya sebagai negara dengan gaya hidup halal di berbagai kategori termasuk menciptakan standar bisa menjadi negara tersebut, dengan tidak hanya menjadi pasar tetapi juga menancapkan eksistensinya dengan memproduksi berbagai produk marketing digital. Foto Pixabay6. Popularitas produk berdasarkan generasi meningkatSemakin beratnya brand memihak kepada milenial menimbulkan konsekuensi ketika brand tidak sanggup bersaing merebut milenial, generasi lain menjadi opsi. Baik itu generasi X, baby boomer, maupun silent sebatas pada produk yang memang dibutuhkan generasi tersebut seperti pelayanan kesehatan, tetapi juga industri yang ramai di dunia milenial seperti pariwisata. Mereka akan menawarkan paket wisata yang tentu saja berbeda dengan yang ditawarkan kepada Bisnis dengan efek sosial kian membesarKonsumen yang selalu terkoneksi dan update kegiatan mereka selama 24 jam sehari biasanya mengambil keputusan bersifat ini membuat brand mencoba membangun keterikatan dengan konsumen mereka lewat berbagai kegiatan sosial dikenal dengan social media sosial tersebut memiliki kemungkinan untuk dishare lewat sosial media para konsumen, sehingga keterikatan emosional tersebut bisa mendorong konsumen lain yang tersentuh melakukan hal yang sama, tidak hanya share tetapi juga dalam keputusan Penyedia berbagai atraksi wisata kian bertambahDulu atraksi turis hanya sebatas alam. Wilayah dengan alam indah atau budaya unik menjadi sasaran turis. Sekarang tidak lagi, karena kehadiran sosial ini menunjukan bahwa atraksi buatan manusia pun bisa populer asal banyak dishare di media area atau bagian alam yang sebelumnya memang tidak diperuntukan menjadi destinasi wisata, berubah menjadi atraksi menarik turis karena media tren marketing ini membuat pertumbuhan akan destinasi baru semakin banyak, penyedia atraksi meningkat, sehingga turis tidak berkumpul di satu titik wisata Adopsi prinsip Industry rumah bagi populasi startup di Asia Tenggara dengan perjalanan empat unicorn Indonesia yang fenomenal dan mulai mengarah ke prinsip Industry pada satu sisi, Indonesia mengikuti jejak negara-negara tetangga. Sementara di sisi lain, Industry harus membawa negara dengan kepulauan luas ini menjadi negara berbasis industri. Di pra Industry kesulitan terjadi karena aktivitas dan operasional bisnis terkendala luasnya Indonesia yang dibagi banyak Industry mencoba mengikis hal tersebut dan menyediakan solusi. Dipromosikan pada 2018, penerapan paham Industry ini akan diadopsi oleh lima sektor industri yang menyumbangkan sekitar 60% GDP pada jangka pendek, Indonesia tidak hanya bergabung dengan negara maju untuk mendigitalisasi konsep business to consumer, tetapi juga mendigitalisasi konsep business to business.
JasaSEO & Digital Marketing Terbaik di Indonesia – Hosting, Server, Digital Marketing, Digital Branding, SEO, SEM. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, dengan lebih dari 500 klien perusahaan, lebih dari 1000 project dan 5000 campaign menjadikan kami partner terpercaya anda sebagai penyedia jasa IT.
Digital Marketing di Indonesia Tahun 2019 diperkirakan akan tumbuh pesat menurut Laporan Tren Iklan Digital Global 2019 PubMatic . Diperkirakan pengeluaran Digital Marketing Indonesia akan mencapai $ 2,6 miliar sekitar Rp36,5 triliun tahun ini atau meningkat 26 persen dibandingkan tahun lalu. Ini adalah tingkat pertumbuhan tertinggi, mengalahkan negara-negara Eropa seperti Rusia, Irlandia, Swedia, Prancis, Belanda, Italia, dan Swedia. Sebenarnya, total pengeluaran Digital Marketing Indonesia pada tahun 2019 masih kecil dibandingkan dengan Amerika dan Cina dalam laporan PubMatic . Kedua negara tersebut adalah satu-satunya pasar dengan pengeluaran iklan digital lebih dari $ 10 miliar yang diproyeksikan akan tumbuh pada tingkat dua digit pada tahun 2019. Namun, dalam hal persentase pertumbuhan setiap tahunnya , mereka masih kalah dengan negara-negara berkembang seperti Indonesia dan India. Baca Juga 7 Alasan Digital Marketing Sangat Penting Untuk Bisnis Anda Jika dilihat dari % perubahan setiap tahunya , Indonesia berada di posisi teratas dengan persentase pertumbuhan mencapai 26 persen. Diikuti oleh India 20% di tempat kedua, Rusia 19%, Thailand 15%, dan Meksiko 15% yang berada di posisi lima teratas, termasuk Indonesia. Digital Marketing pasar Indonesia yang berkembang karena sejumlah faktor. Salah satunya adalah meningkatnya jumlah pengguna internet yang kini melebihi setengah dari total populasi Indonesia yang mencapai 265,4 orang. Selain itu, pengembangan fitur periklanan di media sosial dan tren belanja online juga mendorong bisnis untuk berkampanye untuk merek dan mempromosikan ke ranah digital. PubMatic juga mencatat bahwa belanja iklan digital global tahun 2019 diproyeksikan mencapai $ sekitar , 601 triliun tumbuh 48,5 persen. Juga, pada tahun berikutnya, ia meramalkan bahwa angka itu bisa mencapai $ 380,40 miliar sekitar Rp5 , 346 triliun atau tumbuh 54,5 persen. Ketika merujuk pada data ini, hingga 2020, sebagian besar pengeluaran iklan akan dihabiskan untuk iklan digital dan ini akan perlahan-lahan mengubah tren periklanan konvensional atau tradisional. Tempat Kursus Komputer Terbaik Digital Marketing, Programming, SEO, Dll. Programmatic Ads di Pasar Digital Indonesia Iklan terprogram Progammatic Ads menjadi salah satu metode atau interaksi yang membedakan antara iklan digital dan konvensional. Dalam iklan terprogram, hampir semua transaksi dapat diselesaikan secara otomatis pada satu platform. Mulai pilih layanan produk, konsultasi melalui chatbots , hingga proses pembayaran. Bahkan, hampir setiap biro iklan telah mengadopsi sistem programatik untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi dalam transaksi. Menurut PubMatic , tren ini juga akan bergerak positif pada tahun 2019. Dari total pengeluaran iklan digital secara global, dua pertiga akan dihabiskan untuk iklan terprogram. Baca Juga 8 Cara Ampuh untuk Meningkatkan Perfoma Websitemu Di pasar Digital Marketing Indonesia, tren iklan terprogram sejalan dengan tren global. Iklan terprogram di Indonesia diprediksi oleh PubMatic akan mengalami peningkatan pesat pada 2019. Diperkirakan total pengeluaran untuk iklan terprogram di Indonesia akan meningkat sebesar 89 persen, mencapai sekitar $ 500 juta sekitar Rp7 triliun tahun ini. Dengan pertumbuhan ini, pasar iklan terprogram Indonesia telah menjadi yang paling cepat berkembang pada 2019 bersama dengan India 47% dan Brasil 45%. Tingkat pertumbuhan ini jauh melebihi negara-negara Eropa seperti Perancis 26%, Jerman 19%, dan Italia 19%. Meski begitu, dalam hal jumlah nilai yang dihabiskan, Indonesia masih di bawah negara-negara ini. Kursus digital marketing terbaik Iklan Seluler Mobile Ads di Pasar Digital Indonesia Teknologi seluler, yang sekarang hampir menjadi tren teknologi secara umum, juga mendorong pertumbuhan belanja iklan seluler di dunia. PubMatic memperkirakan bahwa total belanja seluler tahun ini akan melebihi $ 200 miliar sekitar $ 2,811 triliun. PubMatic melaporkan bahwa tingkat pertumbuhan di sektor ini akan tetap berada di wilayah dua digit hingga 2022. Mirip dengan iklan terprogram, sektor iklan seluler di pasar periklanan digital Indonesia telah menjadi pasar dengan pertumbuhan tercepat pada tahun 2019. Pertumbuhan pasar iklan seluler Indonesia dari tahun 2018 hingga 2019 diprediksi oleh PubMatic akan mencapai 34 persen. Kursus Digital Marketing Baca Juga Cara Meningkatkan Traffict Pada Website yang Eksplosif di Tahun 2020! Persentase ini sebenarnya setara dengan Rusia, tetapi untuk jumlah yang dihabiskan, Indonesia masih unggul dari Negara Beruang Merah. Total pengeluaran iklan seluler Indonesia diproyeksikan oleh PubMatic akan mencapai $ juta sekitar Rp21 triliun. Pembelian dalam aplikasi juga dapat dianggap sebagai salah satu pendorong utama peningkatan pengeluaran iklan seluler. Bagaimanapun, adopsi internet seluler di kalangan konsumen memang didorong oleh aplikasi. Mereka menghabiskan lebih banyak waktu di sana daripada melalui web seluler. Pada kuartal kedua tahun lalu saja, pengguna perangkat seluler yang mengunduh aplikasi digital di seluruh dunia hampir mencapai 30 juta. Jadi, menampilkan promosi atau kampanye melalui aplikasi sekarang menjadi tren dalam periklanan digital. Tidak mengherankan jika aplikasi saat ini di pasar menyediakan ruang untuk beriklan. Aplikasi ROLi dan Mobile Ads ROLi , aplikasi gaya hidup digital yang dirancang oleh Telkomsel , bisa menjadi contoh. Aplikasi ini untuk pengguna ponsel Android dapat memfasilitasi pengiklan atau merek untuk mempromosikan produk mereka ke pelanggan Telkomsel yang tersebar di seluruh negeri. Saat ini, sekitar pelanggan Telkomsel telah mengunduh ROLi ke perangkat seluler mereka. Baca Juga 6 Hal Yang Dapat Meningkatkan CTR Adwords Kamu Saat Ini The Roli aplikasi juga cukup unik karena memberikan banyak manfaat kepada pengguna seperti kuota internet data, paket SMS, dan paket suara. Hadiah seperti kuota data internet 300MB dapat diperoleh setiap bulan oleh pengguna ROLi dan gratis. Mereka hanya perlu mengaktifkan fitur layar kunci ROLi selama 30 hari langsung pada perangkat sebagai persyaratan. Jadi, dalam fitur layar kunci ini, konten yang dipromosikan oleh pengiklan dan merek akan ditampilkan kepada pengguna ROLi . Ini memiliki potensi untuk meningkatkan kesadaran merek di pasar. Selain itu, masih ada banyak ruang iklan yang dapat digunakan pengiklan di ROLi . Seperti survei, spanduk layar dalam aplikasi, atau melalui video di menu iklan tontonan. Memberikan pengalaman unik dan inovatif ini adalah keuntungan yang dirasakan pengguna perangkat seluler. Jadi wajar jika tren periklanan saat ini semakin mengarah ke digitalisasi, terutama mobile. Iklan Video Video Ads Selain itu, tren yang semakin populer di semua kalangan saat ini adalah video. Saat ini, banyak orang senang memproduksi dan menonton video. Perhitungan yang dilakukan oleh PubMatic , video menjadi faktor pendorong utama dalam pertumbuhan angka pengeluaran iklan digital. Mereka memperkirakan, peningkatan domain ini bisa mencapai lebih dari 70 persen hanya dalam empat tahun 2018-2022. Baca Juga 9 Tips Jitu Buat Toko Onlinemu Sukses dan Menghasilkan Profit Besar Dilihat dari metode transaksi, pengeluaran untuk iklan video terprogram secara global diperkirakan meningkat 7,4 persen dari tahun lalu, dari 54,6 persen menjadi 62 persen pada 2019. Sementara non-programatik mengalami penurunan dari 45,4 persen menjadi 38 persen pada periode yang sama. Dari semua klasifikasi di atas, pengeluaran untuk iklan video terprogram di Indonesia diperkirakan tertinggi pada 2019. Persentasenya dua kali lipat dari tahun lalu, mencapai 105 persen. Sebuah video memang tidak bisa dipungkiri sebagai tren yang sangat populer di masyarakat. Di Indonesia, dalam waktu kurang dari setahun Januari – September 2018, konsumsi konten video dari semua pelanggan Telkomsel telah meningkat sebesar 67 persen, setara dengan 73 petabyte. Jika dikonversi, ini sama artinya dengan memutar video berkualitas high definition HD selama tahun. Pada tahun 2020, konsumsi video jutaan pelanggan Telkomsel diperkirakan akan mencapai lebih dari 120 petabyte. Tren ini menunjukkan bahwa video akan menjadi media untuk iklan yang sangat potensial untuk bisnis. Jika Anda membaca tren dan angka di atas, para pelaku bisnis tampaknya sangat bersemangat untuk mengalokasikan anggaran besar untuk iklan digital. Penting bagi pengiklan dan penerbit untuk membaca tren dan data dalam iklan digital yang dapat memiliki dampak dan pengaruh signifikan terhadap pasar. Karena dunia digital dipenuhi dengan aspek-aspek pemrosesan data, demikian pula industri. Data sangat penting untuk menentukan berbagai keputusan bisnis. Berikut ini adalah infografis tentang tren pasar periklanan digital Indonesia pada tahun 2019 Baca Berikutnya 8 Strategi Digital Marketing terkini utuk Meningkatkan Profit Anda
Dalam periode enam tahun terakhir, dari tahun 2007–2012, jumlah gerai ritel modern di Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata 17,57% per tahun. Pada tahun 2007, jumlah usaha ritel di Indonesia masih sebanyak 10.365 gerai, kemudian pada tahun 2011 mencapai 18.152 gerai tersebar di hampir seluruh kota di Indonesia.
Pemasaran digital secara sederhana dapat didefinisikan oleh Chaffey dan Ellis-Chadwick 2019 dan Piñeiro-Otero dan Martínez-Rolán 2016 sebagai upaya mencapai tujuan pemasaran melalui penerapan teknologi dan media digital. Kotler, Kartajaya, Setiawan 2017 dan menyatakan bahwa peran terpenting pemasaran digital adalah untuk mendorong tindakan dan advokasi serta hasil, sedangkan pemasaran tradisional fokusnya adalah memulai interaksi pelanggan. Laudon dan Trave 2021, Maingret 2021, Miles 2021, Turban, Whiteside, King, Outland. 2017, Strauss dan Frost 2014, Taken 2012, menjelaskan bahwa e-marketing, internet marketing atau yang biasa dikenal dengan digital marketing merupakan inti dari sebuah e-business, dimana perusahaan semakin dekat dengan pelanggan dan memahami mereka dengan lebih baik, menambah nilai suatu produk, memperluas jaringan distribusi dan juga meningkatkan angka penjualan dengan melakukan kegiatan e-marketing berbasis media digital seperti search engine marketing, online advertising dan affiliate marketing. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free BOOK CHAPTER BISNIS DIGITAL UU No 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta Fungsi dan sifat hak cipta Pasal 4 Hak Cipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a merupakan hak eksklusif yang terdiri atas hak moral dan hak ekonomi. Pembatasan Pelindungan Pasal 26 Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23, Pasal 24, dan Pasal 25 tidak berlaku terhadap i Penggunaan kutipan singkat Ciptaan dan/atau produk Hak Terkait untuk pelaporan peristiwa aktual yang ditujukan hanya untuk keperluan penyediaan informasi aktual; ii Penggandaan Ciptaan dan/atau produk Hak Terkait hanya untuk kepentingan penelitian ilmu pengetahuan; iii Penggandaan Ciptaan dan/atau produk Hak Terkait hanya untuk keperluan pengajaran, kecuali pertunjukan dan Fonogram yang telah dilakukan Pengumuman sebagai bahan ajar; dan iv Penggunaan untuk kepentingan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang memungkinkan suatu Ciptaan dan/atau produk Hak Terkait dapat digunakan tanpa izin Pelaku Pertunjukan, Produser Fonogram, atau Lembaga Penyiaran. Sanksi Pelanggaran Pasal 113 1. Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat 1 huruf i untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 satu tahun dan/atau pidana denda paling banyak seratus juta rupiah. 2. Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat 1 huruf c, huruf d, huruf f, dan/atau huruf h untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tiga tahun dan/atau pidana denda paling banyak lima ratus juta rupiah. BISNIS DIGITAL Rosdiana Sijabat, Dr. Syamsuri, Ratih Pratiwi, Dr. Amruddin, Dr. Hasan, Umar Chadhiq, Muhammad Ricza Irhamni, Andi Hartati, Dr. Cand Aditya Wardhana, Acai Sudirman, Mochammad Faizal, ACPro, CSCU, ISM, MOS Andi Tri Haryono, Editor Harini Fajar Ningrum, Penerbit CV. MEDIA SAINS INDONESIA Melong Asih Regency B40 - Cijerah Kota Bandung - Jawa Barat Anggota IKAPI No. 370/JBA/2020 BISNIS DIGITAL Rosdiana Sijabat, Dr. Syamsuri, Ratih Pratiwi, Dr. Amruddin, Dr. Hasan, Umar Chadhiq, Muhammad Ricza Irhamni, Andi Hartati, Dr. Cand Aditya Wardhana, Acai Sudirman, Mochammad Faizal, ACPro, CSCU, ISM, MOS Andi Tri Haryono, Editor Harini Fajar Ningrum, Tata Letak Mega Restiana Zendrato Desain Cover Syahrul Nugraha Ukuran A5 Unesco 15,5 x 23 cm Halaman vi, 232 ISBN 978-623-362-397-1 Terbit Pada Februari 2022 Hak Cipta 2022 Media Sains Indonesia dan Penulis Hak cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang keras menerjemahkan, memfotokopi, atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit atau Penulis. PENERBIT MEDIA SAINS INDONESIA CV. MEDIA SAINS INDONESIA Melong Asih Regency B40 - Cijerah Kota Bandung - Jawa Barat i KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan YME, karena atas limpahan ramah dan karunia-Nya, sehingga buku ini selesai disusun dan berhasil diterbitkan. Kehadiran Buku Bisnis Digital ini disusun oleh para akademisi dan praktisi dalam bentuk buku kolaborasi. Walaupun masih jauh dari kesempurnaan, tetapi kami mengharapkan buku ini dapat menjadi referensi atau bahan bacaan dalam menambah khasanah keilmuan khususnya mengenai ilmu Bisnis Digital. Sistematika penulisan buku ini diuraikan dalam duabelas bab yang memuat tentang Revolusi Industri Bisnis di Era Revolusi Industri Inovasi Bisnis, Sumber Daya Manusia dalam Bisnis, Mengelola Keuangan Bisnis, Etika dan Tanggungjawab Sosial dalam Bisnis, Kecerdasan Buatan dalam Bisnis, Tantangan dan Peluang Bisnis Digital Era Industri Strategi Digital Marketing, E-Commerce, Search Engine Optimization, serta bab terakhir yaitu mengenai Search Engine Marketing dan Tantangan Ekonomi Digital Indonesia. Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi dalam seluruh rangkaian penyusunan sampai penerbitan buku ini. Secara khusus, terima kasih kepada Media Sains Indonesia sebagai inisiator book chapter ini. Buku ini tentunya masih banyak kekurangan dan keterbatasan, saran dari pembaca sekalian sangat berarti demi perbaikan karya selanjutnya. Akhir kata, semoga buku ini bermanfaat bagi para pembaca. Januari, 2022 Editor iii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ........................................................ i DAFTAR ISI ................................................................. iii 1 REVOLUSI INDUSTRI ...................................... 1 Pengantar ............................................................. 1 Definisi dan Manfaat Industri ......................... 5 Komponen Industri ........................................ 8 Penerapan Industri pada Bidang Bisnis ........... 9 Tantangan dan Kebijakan Industri 14 Penutup ............................................................. 19 2 BISNIS DI ERA INDUSTRI ............................. 27 Industri Sebuah Era Baru ............................ 27 Tantangan dan Peluang di Era Industri Bagi Bisnis ......................................................... 28 Dampak Adanya Era Industri Terhadap Bisnis.................................................. 31 Faktor Transformasi Digital Elemen Industri dalam Mengatur Bisnis ...... 36 3 INOVASI BISNIS ................................................. 47 Inovasi – Definisi dan Konsep .............................. 47 Tujuan Inovasi .................................................... 50 Mengapa Inovasi Begitu Penting? ........................ 51 Pola Pikir yang Tepat untuk Inovasi ..................... 51 Berbagai Jenis Inovasi ........................................ 52 Mengelola Incremental Innovation dan Disruptive Innovation .................................... 57 Indikator Inovasi ................................................. 59 iv Innovation Circle ................................................. 60 Manfaat dan Sisi Negatif Inovasi Bisnis ............... 62 Bagaimana Membangun Budaya Inovasi ............. 62 4 SUMBER DAYA MANUSIA DALAM BISNIS ........... 69 Manusia dan Bisnis ............................................ 69 Urgensi Sumber Daya Manusia ........................... 70 Petani Penggerak Agribisnis ................................ 75 Karyawan dalam Perusahaan .............................. 78 5 MENGELOLA KEUANGAN BISNIS ....................... 85 Manajemen Keuangan Korporasi, Digitalisasi, dan Globalisasi Bisnis ...................... 85 Nilai Perusahaan ................................................ 89 Kinerja Keuangan ............................................... 93 Modal Ventura .................................................... 96 6 ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DALAM BISNIS ................................................. 103 Pendahuluan .................................................... 103 Relasi Bisnis, Perusahaan dan Masyarakat ........ 105 Pentingnya Etika dalam Berbisnis ..................... 109 Bisnis Memerlukan Etika .................................. 110 Prinsip Etika Bisnis .......................................... 111 Pentingnya Tanggung Jawab Sosial dalam Bisnis .................................................... 113 Prinsip-Prinsip Tanggung Jawab Sosial ............. 115 Aspek Regulasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ...................................................... 116 Penutup ........................................................... 119 v 7 KECERDASAN BUATAN DALAM BISNIS ........... 123 Keadaan Kecerdasan Buatan dalam Bisnis ........ 123 Bagaimana Perubahan Cara Kerja Akibat Adanya Kecerdasan Buatan? .................. 126 Kecerdasan Kolaboratif Perpaduan Antara Kecerdasan Buatan dan Kecerdasan Manusia .... 129 Bagaimana Kecerdasan Buatan Mengubah Strategi? .......................................... 133 Masa Depan Sebuah Kecerdasan Buatan Hanya Membutuhkan Sedikit Data Tidak Perlu Lebih .. 136 8 TANTANGAN DAN PELUANG BISNIS DIGITAL ERA INDUSTRI ........................................... 141 Pendahuluan .................................................... 141 Marketing ................................................... 143 Tantangan Bisnis Digital ................................... 144 Peluang Bisnis Digital ....................................... 148 9 STRATEGI DIGITAL MARKETING........................ 157 Pengertian Digital Marketing .............................. 157 Pengertian Strategi Digital Marketing ................. 158 Metode Analisis Digital Marketing ...................... 161 Jenis-jenis Strategi Digital Marketing ................. 163 Optimalisasi Strategi Digital Marketing............... 165 10 E-COMMERCE ................................................... 175 Pendahuluan .................................................... 175 Perkembangan E-Commerce di Indonesia ........... 177 Komponen Bisnis E-Commerce .......................... 180 vi Mekanisme Pembayaran E-Commerce ................ 183 Metode Pembayaran E-Commerce ...................... 186 Keamanan Sistem E-Commerce .......................... 187 11 SEARCH ENGINE OPTIMIZATION........................ 193 Pendahuluan .................................................... 193 Riset Kata Kunci yang Tepat ............................. 196 On-Page SEO .................................................... 199 Off-Page SEO .................................................... 202 Mendaftarkan Website ke Search Engine ............ 203 Evaluasi ........................................................... 204 Penutup ........................................................... 207 12 SEARCH ENGINE MARKETING DAN TANTANGAN EKONOMI DIGITAL INDONESIA ... 211 Ekonomi Digital di tengah Krisis Pandemi Covid 19 ............................................. 211 Search Engine Marketing ................................... 213 Manfaat Penggunaan Search Engine Marketing SEM ......................... 215 Karakteristik dan Cara Kerja SEM ..................... 218 Manfaat SEM untuk Pengemangan Bisnis ......... 225 Kelebihan Penggunaan Strategi Search Engine Marketing SEM ......................... 226 Kekurangan Penggunaan SEM .......................... 228 157 9 STRATEGI DIGITAL MARKETING Dr. Cand Aditya Wardhana, Universitas Telkom Pengertian Digital Marketing Pemasaran digital secara sederhana dapat didefinisikan oleh Chaffey dan Ellis-Chadwick 2019 dan Piñeiro-Otero dan Martínez-Rolán 2016 sebagai upaya mencapai tujuan pemasaran melalui penerapan teknologi dan media digital. Kotler, Kartajaya, Setiawan 2017 dan menyatakan bahwa peran terpenting pemasaran digital adalah untuk mendorong tindakan dan advokasi serta hasil, sedangkan pemasaran tradisional fokusnya adalah memulai interaksi pelanggan. Laudon dan Trave 2021, Maingret 2021, Miles 2021, Turban, Whiteside, King, Outland. 2017, Strauss dan Frost 2014, Taken 2012, menjelaskan bahwa e-marketing, internet marketing atau yang biasa dikenal dengan digital marketing merupakan inti dari sebuah e-business, dimana perusahaan semakin dekat dengan pelanggan dan memahami mereka dengan lebih baik, menambah nilai suatu produk, memperluas jaringan distribusi dan juga meningkatkan angka penjualan dengan melakukan kegiatan e-marketing berbasis media digital seperti search engine marketing, online advertising dan affiliate marketing. Porter 2001 menyatakan bahwa pentingnya internet untuk strategi bisnis modern bukanlah apakah akan menerapkan teknologi internet, namun perusahaan tidak punya STRATEGI DIGITAL MARKETING 158 pilihan jika mereka ingin tetap kompetitif dengan menerapkannya. Perkembangan teknologi digital memungkinkan pelaku usaha untuk memasarkan produknya secara online dan juga melakukan transaksi melalui sistem pembayaran online e-payment. Perkembangan teknologi digital telah mengubah pemasaran UMKM yang semula dilakukan secara konvensional menjadi secara digital dengan memanfaatkan pemanfaatan media sosial dan pemanfaatan website dalam memasarkan produknya. Penggunaan media digital menjadi pilihan yang tepat bagi para pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya. Kemudahan akses internet, keuntungan yang diperoleh menjadi lebih besar, biaya yang dibutuhkan menjadi lebih murah, dan jangkauan pasar yang lebih luas, menjadi alasan utama para pengusaha untuk memilih media digital sebagai solusi yang tepat dalam memasarkan produk dan layanannya Amalia, Widyakto, Prapti, 2021; Rizaldi dan Hidayat, 2020; Widiastuti dan Surendra, 2020; Soegoto dan Utomo, 2019; Febriyantoro dan Arisandi, 2018; Wardhana, 2015; Chaffey dan Patron, 2012. Pengertian Strategi Digital Marketing Amalia, Widyakto, Prapti 2021, Rizaldi, Margareta, Simehate, Hikmah, Albar, Rafdhi 2021, Chaffey dan Ellis-Chadwick 2019 menyatakan bahwa strategi digital marketing diperlukan untuk memberikan arahan yang konsisten untuk aktivitas pemasaran online organisasi sehingga aktivitas tersebut berintegrasi dengan aktivitas pemasaran lainnya dan mendukung tujuan bisnis secara keseluruhan. Chaffey 2020, Patrutiu-Baltes 2016. menyatakan bahwa strategi pemasaran digital memiliki banyak kesamaan dengan tujuan tipikal strategi pemasaran tradisional. Strategi digital marketing akan STRATEGI DIGITAL MARKETING 159 Sponder dan Khan, 2021; Chaffey dan Ellis-Chadwick, 2019 1. memberikan arah masa depan untuk kegiatan pemasaran digital 2. melibatkan analisis lingkungan eksternal organisasi, sumber daya internal dan kemampuan untuk menginformasikan strategi 3. menentukan tujuan pemasaran digital yang mendukung tujuan pemasaran 4. melibatkan pemilihan alternatif strategis untuk mencapai tujuan pemasaran digital dan menciptakan keunggulan kompetitif diferensial yang berkelanjutan termasuk perumusan strategi untuk mengatasi pilihan strategi pemasaran yang khas seperti pasar sasaran, penentuan posisi dan spesifikasi bauran pemasaran 5. membantu mengidentifikasi strategi mana yang bukan untuk dikejar dan taktik pemasaran mana yang tidak cocok untuk diterapkan 6. menentukan bagaimana sumber daya akan digunakan dan bagaimana organisasi akan disusun untuk mencapai strategi. Digital marketing merupakan strategi yang cukup potensial di Indonesia dalam menghadapi persaingan revolusi industri hal ini dikarenakan Indonesia berada pada posisi pertama pertumbuhan digital marketing mencapai 26%, yang kemudian disusul oleh India 20% di urutan kedua. posisi, kemudian Rusia, Thailand dan Meksiko. Pesatnya perkembangan digital marketing di Indonesia disebabkan oleh peningkatan populasi pengguna internet yang telah mencapai 265,4 juta orang atau melebihi hampir seluruh penduduk Indonesia Widiastuti dan Surendra, 2020. STRATEGI DIGITAL MARKETING 160 Perkembangan fitur periklanan di media sosial dan gaya belanja online juga menjadi faktor utama dalam meningkatkan bisnis berbasis digital Teachfor, 2019; Soegoto dan Utomo, 2019. Porter 2001 mengemukakan bahwa internet dan era digital telah meningkatkan pentingnya strategi dan mendorong bisnis untuk berhati-hati dan fokus ketika mengembangkan strategi mereka. Pertumbuhan penggunaan media digital dan teknologi digital akan membuat lebih sulit dalam menciptakan dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Porter 2001 menyatakan enam prinsip yang dapat membantu mempertahankan posisi strategis yang khas yaitu 1. Mulailah dengan tujuan yang tepat yang didasarkan pada nilai ekonomi riil. 2. Tentukan proposisi nilai yang unik, namun yang penting adalah dapat disampaikan. 3. Lakukan sesuatu secara berbeda dengan membuat rantai nilai yang khas. 4. Bersiaplah untuk membuat pertukaran dan menyesuaikan aktivitas perusahaan untuk mengungguli pesaing. 5. Membuat terobosan baru yang dilakukan oleh perusahaan di mana pun berada dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. 6. Mendirikan kontinuitas. 7. Keputusan perencanaan mengikuti posisi khusus yang ditetapkan oleh tujuan awal. STRATEGI DIGITAL MARKETING 161 Metode Analisis Digital Marketing SOSTAC Situation analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Actions, and Control yang digagas oleh Smith merupakan salah satu metode analisis dalam digital marketing yang digunakan dalam perancangan sistem digital marketing. Sponder dan Khan, 2021; Amalia, Widyakto, Prapti, 2021; Chaffy dan Ellis-Chadwick, 2019; Chaffey dan Smith, 2008 menjelaskan arti dari setiap tahapan sebagai berikut 1. Situation Analysis. Tahap pertama dalam menerapkan kerangka rencana digital marketing adalah menganalisis situasi yang merefleksikan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi organisasi baik internal maupun eksternal. Analisis situasi mencakup analisis konsumen, SWOT khusus internet, aspek lingkungan mikro seperti pelanggan, pesaing, dan saluran digital, dan aspek lingkungan makro. 2. Objectives. Tahap kedua dalam menerapkan kerangka rencana digital marketing adalah perusahaan memfokuskan pada tujuan dengan 5S Sell, Serve, Sizzle, Speak, Save yang ingin dicapai melalui strategi yang akan dirumuskan yang mencakup visi untuk saluran digital, dan tujuan numerik yang spesifik untuk saluran digital seperti proyeksi volume penjualan dan penghematan biaya. 3. Strategy. Tahap ketiga dalam menerapkan kerangka rencana digital marketing adalah menetapkan strategi yang merupakan cara perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan yang meliputi segmenting, targeting, positioning STP, pengembangan proposisi termasuk elemen bauran pemasaran, dan customer relationship management CRM. STRATEGI DIGITAL MARKETING 162 4. Tactics. Tahap keempat dalam menerapkan kerangka rencana digital marketing adalah menetapkan taktik yang merupakan turunan rinci dari strategi. Taktik mencakup alat khusus yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran digital. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan dapat menggunakan Bauran Pemasaran 4P maupun 7P yang berfokus pada atribut utama yaitu Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence, customer relationship management CRM, pengalaman pelanggan customer experience, dan komunikasi digital. 5. Actions. Tahap kelima dalam menerapkan kerangka rencana digital marketing adalah perusahaan mewujudkan rencana dalam bentuk tindakan yang terukur yang mengacu pada rencana tindakan, manajemen perubahan, keterampilan manajemen proyek, dan modifikasi peran dan struktur organisasi. 6. Control. Tahap keenam dalam menerapkan kerangka rencana digital marketing adalah perusahaan memantau dan mengukur kinerja pada setiap tahapan pertama hingga kelima. Kontrol melihat penggunaan informasi manajemen termasuk analisis dan pelacakan web untuk menilai apakah tujuan strategis dan taktis tercapai dan bagaimana perbaikan dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja. STRATEGI DIGITAL MARKETING 163 Gambar SOSTAC Kerangka Strategi Digital Marketing Sumber Chaffey dan Smith 2012 Jenis-jenis Strategi Digital Marketing Chaffy dan Ellis-Chadwick 2019 menyatakan berbagai jenis strategi digital marketing sebagaimana diuraikan sebagai berikut STRATEGI DIGITAL MARKETING 164 Tabel Jenis-jenis Strategi Digital Marketing Strategi Digital Marketing Proposisi pelanggan baru produk dan harga Fitur situs baru atau komunikasi online lainnya yang terkait langsung dengan penawaran produk atau layanan baru yang akan menghasilkan pendapatan Bank memperkenalkan produk baru yang membutuhkan kuotasi berbeda Penerbit memperkenalkan layanan perbandingan harga Akuisisi pelanggan atau pemasaran strategis Proyek strategis yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dan memberikan teknik pemasaran online yang berbeda yang bertujuan untuk menarik pelanggan baru Pemasaran konten Pengoptimalan mesin telusur SEO Bayar per klik PPC Pemasaran afiliasi Agregator Konversi pelanggan dan strategi pengalaman pelanggan Investasi dalam fitur pelanggan baru yang dirancang untuk melibatkan audiens dan meningkatkan rasio konversi dan nilai rata-rata pesanan Fungsionalitas baru, misalnya toko online baru; special fungsionalitas, misalnya pemeriksaan stok Strategi yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman merek pelanggan Terapkan toko online Pembayaran yang aman Perkenalkan ulasan dan penilaian pelanggan Kemampuan merchandising untuk menawarkan promosi yang disesuaikan Alat interaktif untuk membantu pemilihan produk Panduan pembeli Pengembangan pelanggan dan strategi pertumbuhan Investasi untuk meningkatkan pengalaman dan penyampaian penawaran produk dan layanan kepada pelanggan yang sudah ada Rekomendasi produk dan layanan untuk yang sudah ada bagi pelanggan secara personal Strategi kontak email yang berfokus pada STRATEGI DIGITAL MARKETING 165 Strategi Digital Marketing perjalanan pelanggan dan tingkat kesadaran merek Komunitas, media sosial, blog atau untuk mendorong advokasi dan pembelian ulang Media sosial, konten pemasaran atau sosial bisnis Media sosial yang dapat mendukung akuisisi, konversi dan retensi. Strategi bisnis sosial yang lebih luas juga mencakup peningkatan produk dan layanan CRM atau personalisasi Manajemen konten Peningkatan kinerja manajemen informasi dan sistem analisis web Meningkatkan fasilitas umpan balik pelanggan Sumber daya dan strategi pengelolaan Perubahan manajemen pemasaran dengan fokus pada media dan teknologi digital Perubahan proses Pengembangan keterampilan Struktur tim Sumber Chaffy dan Ellis-Chadwick 2019 Optimalisasi Strategi Digital Marketing Beberapa langkah untuk mengptimalisasi strategi digital marketing Wardhana, et al, 2021; Sponder dan Khan, 2021; Pelsmackera, Van Tilburgb, Holthofb, 2017; de Castro, 2020; Christina, Fenni, Roselina, 2019; Soegoto dan Utomo, 2019; Wardhana, 2015 yaitu 1. Menetapkan hirarki tujuan bisnis yang meliputi tujuan bisnis, tujuan pemasaran, dan Key Performance Indicators KPI pemasaran. Tujuan bisnis meliputi peningkatan pangsa pasar, peningkatan penjualan, pengenalan produk baru, dan perluasan pasar baru. Tujuan pemasaran meliputi konversi makro seperti penyelesaian pesanan produk, pendaftaran berlangganan, pengisian formulir aplikasi, daftar kontak, pengisian formulir kontak, STRATEGI DIGITAL MARKETING 166 dan panggilan telepon. KPI pemasaran meliputi konversi mikro seperti klik-tayang iklan, unduhan, aksi sosial, daftar email, permintaan panggilan balik, waktu yang dihabiskan di situs, dan proses check out. Penetapan tujuan yang baik meliputi a. Dimulai dengan desain hirariki tujuan organisasi dari yang unit tertinggi hingga unit terendah dalam organisasi yang dijalankan secara konsisten b. Tujuan yang ditetapkan harus membuat karyawan mampu mencapainya dan bertujuan untuk menjadi lebih baik c. Tujuan yang ditetapkan harus realistis dalam hal sumber daya internal organisasi dengan juga memperhatikan peluang, ancaman, dan kendala eksternal d. Tujuan yang ditetapkan harus mempertimbangkan konsepsi kreatif dari berbagai alternatif dan efektivitas relatif dan biaya masing-masing e. Tujuan yang ditetapkan harus diketahui oleh setiap karyawan sehingga mereka memahami tujuan dan bagaimana mereka berhubungan dengan tujuan yang lebih luas dari keseluruhan bisnis f. Tujuan yang ditetapkan harus secara berkala dipertimbangkan kembali dan didefinisikan ulang dengan memperhitungkan perubahan kondisi dan dampak yang menguntungkan dari tujuan organisasi 2. Menganalisis pasar dengan menggunakan analisis SWOT dan PESTEL agar benar-benar memahami pasar dan target konsumen dan memiiki wawasan STRATEGI DIGITAL MARKETING 167 luas tentang target pasar utama seperti rentang usia, kesukaan dan ketidaksukaan, atau jenis halaman dan merek apa yang mereka ikuti di media sosial dengan mengembangkan wawasan pasar yang lebih mendalam melalui pemilihan bauran pemasaran digital dengan lebih baik dan mengarahkan anggaran ke saluran pemasaran yang paling relevan. 3. Memahami persona pembeli buyer persona sebagai target konsumen yang akan dibidik oleh perusahaan. Persona pembeli adalah representasi umum dari pelanggan ideal perusahaan karena persona pembeli memungkinkan perusahaan untuk melihat produk atau layanan perusahaan dari sudut pandang mereka, membangun persona untuk target konsumen utama perusahaandapat membantu dalam meningkatkan cara perusahaan untuk memecahkan masalah bagi pelanggan mereka. Persona terbaik dibangun berdasarkan penelitian dan survei aktual serta wawancara dari target konsumen perusahaan yang harus dipastikan seakurat dan gunakan informasi yang diperoleh tentang konsumen perusahaan dari penelitian sebelumnya, dari analitik web perusahaan, atau dari kueri email sebelumnya yang dimiliki oleh perusahaan. Data persona pembeli seperti latar belakang pekerjaan, latar belakang pendidikan, jenis kelamin, status pernikahan, jumlah anggota keluarga, rentang usia, golongan pendapatan, tujuan utama melakukan pembelian, tantangan atau kekhawatiran utama yang dirasakan ketika proses keputuasan pembelian, alas an menyukai dan tidak menyukai produk dan layanan perusahaan, solusi yang ditawarkan perusahaan untuk mengatasi kendala yang dihadapi konsumen, dan lain sebagainya. STRATEGI DIGITAL MARKETING 168 4. Segmentasi pelanggan dan analisis konversi. Mirip dengan riset persona pembeli, kemungkinan perusahaan memiliki beberapa segmen pelanggan dengan profil dan kebutuhan dan keinginan mereka sendiri yang unik. Segmentasi pelanggan meliputi apa yang konsumen inginkan dari produk dan layanan perusahaan? apa kebutuhan mereka? apa yang perusahaan ingin mereka lakukan? konten apa yang mungkin memberi mereka apa yang mereka butuhkan dan dapat meyakinkan mereka untuk melakukan apa yang perusahaan inginkan? apa yang dapat mengubah opini pelanggan terhadap produk dan layanan perusahaan? seperti apa kesuksesan itu? Apa KPI pemasaran perusahaan? Semakin banyak yang diketahui tentang target konsumen perusahaan, maka semakin perusahaan dapat menetapkan target konsumen yang disesuaikan dengan pesan dan komunikasi perusahaan kepada segmen konsumen yang berbeda. 5. Analisis pesaing. Manfaat melakukan analisis benchmark pesaing agar perusahaan tidak melewatkan sesuatu yang dilakukan pesaing yang mungkin menjadi ancaman bagi bisnis perusahaan dan yang mungkin mencuri lalu lintas traffic dan konversi dari perusahaan. Data pesaing yang dibutuhkan oleh perusahaan meliputi laporan tahunan pesaing, profil pesaing, brosur produk pesaing, siaran pers pesaing, artikel media yang diterbitkan pesaing, ulasan pelanggan pesaing, platform media sosial yang digunakan pesaing, situs web pesaing, setiap aktivitas pay per click PPC pesaing, istilah pencarian utama yang pesaing gunakan di mesin pencari search engine. Beberapa pembelajaran penting yang dapat diambil oleh perusahaan seperti apa yang pesaing lakukan dengan STRATEGI DIGITAL MARKETING 169 baik yang dapat ditiru oleh perusahaan? apakah pesaing memiliki audiens yang terlibat pada media sosial? apa yang pesaing lakukan yang menarik bagi audiens? apakah situs pesaing mudah diakses dan mudah digunakan? apakah pesaing menampilkan konten dan informasi dengan cara yang lebih sederhana dan up to date? 6. Analisis peringkat posisi asset digital perusahaan di pasar. Dalam menganalisis aset digital perusahaan sendiri dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori media digital yaitu kategori media digital yang dibayar oleh perusahaan, media digital yang diperoleh oleh perusahaan, dan media digital yang dimiliki oleh perusahaan. a. Media digital berbayar adalah media digital yang digunakan perusahaan dengan membayar untuk beriklan di saluran pihak ketiga seperti Facebook Ads, Google Ads, Insta Ads, dan lain sebagainya. b. Media digital yang diperoleh adalah media digital ketika pengguna atau audiens membagikan konten perusahaan secara sukarela melalui postingan mereka, menyebarkan berita dari mulut ke mulut word of mouth/ WOM, mendiskusikan merek, produk, atau layanan perusahaan baik secara negatif maupun positif. c. Media yang dimiliki oleh perusahaan adalah aset digital atau platform yang dimiliki oleh perusahaan, dibuat oleh perusahaan, dan kendalikan oleh perusahaan. Aset digitalyang dimiliki biasanya adalah situs web atau blog merek perusahaan dan saluran media sosial seperti YouTube, Facebook organik, Instragram organik, Twitter, SnapChat, Pinterest, Whatsapp Business, Tik Tok, dan lain sebagainya. STRATEGI DIGITAL MARKETING 170 7. Menerapkan pemasaran konten yang merupakan praktik membuat dan berbagi konten yang berkualitas tinggi, menarik, dan relevan untuk menarik, melibatkan, dan mengkonversi pengunjung. Pemasaran konten merupakan komunikasi antara merek perusahaan dengan pelanggan melalui cerita yang bertujuan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan saat ini dan calon pelanggan dengan menyediakan konten yang bernilai dengan tujuan membangun kepercayaan, kesadaran, dan keterlibatan pelanggan melalui berbagai saluran channels dalam bauran pemasaran digital digital marketing mix. 8. Melakukan pengukuran. Untuk memastikan praktik terbaik best practices dari strategi pemasaran perusahaan yang dapat dioptimalkan dan pada akhirnya berhasil dalam memenuhi tujuan bisnis perusahaan, maka perusahaan perlu melakukan analisis data Chaffey dan Patron, 2012 seperti dengan Google Analytics maupun dengan berbagai teknik pelaporan dan analisis lainnya Sponder dan Khan, 2021 untuk meningkatkan wawasan dan memastikan perusahaan mengetahui di mana kesenjangan gap yang terjadi dalam strategi pemasaran perusahaan sehingga perusahaan mampu mengidentifikasi masalah yang terpenting atau krusial yang terjadi dan mengambil berbagai langkah untuk mencari solusi terbaik guna menyelesaikan masalah tersebut. STRATEGI DIGITAL MARKETING 171 Daftar Pustaka Amalia, Farah., Widyakto, Adhi., Prapti, Rr. Lulus. 2021. Digital Marketing Strategy on Agricultural Product. Economics & Business Solutions Journal, 51, 29-45 Febriyantoro, M. T., Arisandi, D. 2018. Pemanfaatan Digital Marketing bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Era Masyarakat Ekonomi Asean. JMD Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara, 12, 61–76 Chaffey, D., Ellis-Chadwick, F. 2019 Digital Marketing Strategy, Implementation and Practice. Boston Pearson Chaffey, Dave. 2020. Digital Marketing Strategy. Smart Insights Marketing Intelligence. Chaffey, D. & Patron, M. 2012. From Web Analytics to Digital Marketing Optimization Increasing the Commercial Value of Digital Analytics. Journal of Direct, Data, and Digital Marketing Practice, 141, 30-45 Chaffey, D., Smith, P. 2008. E-marketing Excellence. Butterworth Heinemann Christina, Imelda Debby., Fenni., Roselina, Devia. 2019. Digital Marketing Strategy in Promoting Product. Management and Entrepreneurship Trend of Development Issue, 410, 58-66 de Castro, Charles Alves. 2020. A Proposal Digital Marketing Strategy for Marcheluzzo Srl Training and Evaluating a Prediction Model for the Number of Adv. Impressions. Journal of Marketing Management, 81, 55-72 Kotler, P., Kartajaya, H., and Setiawan, I. 2017. Marketing Moving from Traditional to Digital. Hoboken, NewJersey JohnWiley& Sons, Inc Laudon, Kenneth., Trave, Carol. 2021. E-commerce 2021-2022 Business, Technology. Society. London Pearson STRATEGI DIGITAL MARKETING 172 Patrutiu-Baltes, Loredana. 2016. Inbound Marketing - The Most Important Digital Marketing Strategy. Bulletin of the Transilvania University of Braşov, 958, 61-68 Maingret, François. 2021. Ecommerce 101 All You Need to Start and Grow a Successful Online Business. Paris Afnil Miles, Jason G. 2021. E-Commerce Power How the Little Guys are Building Brands and Beating the Giants at E-Commerce. New York Morgan James Publishing Pelsmackera, P., Van Tilburgb, S., Holthofb, C. 2017. Digital Marketing Strategies, Online Reviews and Hotel Performance. International Journal of Hospitality Management, 72, 44-55 Piñeiro-Otero, Teresa., Martínez-Rolán, Xabier. 2016. Understanding Digital Marketing-Basics and Actions. Switzerland Springer International Publishing Porter, M. 2001. Strategy and the Internet. Harvard Business Review, March, 62-78. Rizaldi, Arjuna., Hidayat, H. 2020. Digital Marketing Communication Strategy. Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship, 92, 101–110 Rizaldi, A., Margareta, F., Simehate, K., Hikmah, Albar, Rafdhi, 2021. Digital Marketing as a Marketing Communication Strategy. International Journal of Research and Applied Technology, 11, 61-69 Soegoto, E. S., Utomo, A. T. 2019. Marketing Strategy through Social Media. IOP Conference Series Materials Science and Engineering, 623, 32-40 Sponder, Marshall., Khan, Gohar F. 2021. Digital Analytics for Marketing Mastering Business Analytics. Milton Park Routledge Strauss, J., Frost, R. 2014. E-Marketing. New Jersey Pearson Education, Inc. STRATEGI DIGITAL MARKETING 173 Taken, Smith K. 2012. Longitudinal Study of Digital Marketing Strategies Targeting. Journal of Consumer Marketing, 292, 86-92 Teachfor. 2019. Tahun 2019, Indonesia Memiliki Potensi Yang Pesat Dalam Dunia Digital Marketing. Retrieved December 13, 2021, from Turban, Efraim., Whiteside, Judy., King, David., Outland, Jon. 2017. Introduction to Electronic Commerce and Social Commerce Springer Texts in Business and Economics. London Pearson Education Wardhana, Aditya, et al. 2021. Penerapan Teknologi Informasi Di Berbagai Sektor. Bandung Media Sains Indonesia Wardhana, Aditya 2015. Strategi Digital Marketing dan Implikasinya pada Keunggulan Bersaing UKM di Indonesia, Proceeding Forum Keuangan Dan Bisnis, 327–337 Widiastuti, Erni., Surendra, Arya. 2020. Digital Marketing Competitive Superior Strategy in the Industrial Revolution Jurnal ManTik, 42, 1469-1475 STRATEGI DIGITAL MARKETING 174 Profil Penulis Dr. Cand Aditya Wardhana, Penulis merupakan dosen tetap Universitas Telkom. Penulis menyelesaikan studi Sarjana Ekonomi SE di prodi Manajemen Universitas Padjadjaran pada tahun 1997. Kemudian, penulis menyelesaikan studi Magister Sains MSi di prodi Manajemen Universitas Padjadjaran tahun 2003 dan Magister Manajemen MM di prodi Manajemen Universitas Pasundan tahun 2012. Saat ini penulis sedang melanjutkan studi Doktor Ilmu Manajemen di Prodi Manajemen Universitas Pasundan. Penulis memiliki kepakaran di bidang manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran, dan manajemen strategik. Penulis memiliki pengalaman praktisi pemasaran di Citibank dan Human Resource Development, ISO Auditor, General Affairs, dan Logistic di PT Perusahaan Gas Negara Tbk serta sebagai konsultan di beberapa BUMN seperti Surveyor Indonesia, Badan Klasifikasi Kapal Indonesia, Pertamina, BNI 46, PTPN VIII, Biofarma, serta pada Kementerian Koordinator Perekonomian RI dan Kementerian Perhubungan. Sebagai dosen tetap di Universitas Telkom, penulis juga aktif melakukan berbagai penelitian terindeks Scopus dan Sinta dan menulis lebih dari 75 buku dalam bidang manajemen sumber daya manusia, pemasaran, keuangan, penganggaran, strategik, audit, pendidikan, teknologi informasi, sistem informasi manajemen, model bisnis, hukum bisnis, perilaku konsumen, perilaku organisasi, bisnis internasional, metode penelitian, etika bisnis, dan bisnis ekspor impor. Penulis memiliki Sertifikasi Penulis Buku Non-Fiksi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi BNSP RI. Email Penulis adityawardhana Ivan ArmawanHeri Pratikto Sopiah SopiahSudarmiatinThe decline in public buying interest has an impact on all business sectors in Indonesia, including MSMEs. During the Covid19 pandemic, Regency MSMEs still use conventional systems, so new breakthroughs are needed to increase turnover and unlimited marketing so that MSMEs can survive and advance. Digital marketing activities are promotions and market searches through online digital media, one of which is social networking facilities. The purpose of this research is to broaden the knowledge and skills of digital marketing, especially social media, in micro, small and medium enterprises MSMEs to increase sales turnover. Participants are MSME Regency Balikpapan city; the method used in this activity explains digital marketing materials, share experiences and discussions, and the implementation of social media applications. This study indicates that the use of social media that is often used is Facebook in displaying business profiles by and WhatsApp WA by 50%, Instagram IG by and others by 25 % for product promotion. Based on the research results on the use of applications in pandemic that is ride 12,5%, Permanent 37,5% and doen 50%. MSME actors have not maximally used social networks, especially YouTube, to promote their RizaldiH HidayatThe purpose of this research is to see how digital marketing strategies can affect the increase in sales and number of customers. The method used to support this research is descriptive qualitative method by collecting data through literature study in order to describe the elements that exist in a digital marketing strategy in depth. The results of this study show that the development of information technology is necessary for the community to support a variety of business activities both large and small. one of them is using digital marketing in the marketing system of a business unit to increase sales volume and the number of consumers that affect competitiveness in global competition. It is because technology will facilitate human work in meeting their needs related to the development of business units. Charles Alves de CastroThis research aims to describe a digital marketing strategy elaborated to be deployed in the Marcheluzzo Srl Company located in Italy. In addition, it intends to give a wide range of information to the company about its customers, target, competitors, market, digital marketing strategy, and potential recommendations. It is also important to highlight that this strategy is focused on the Brazilian market. Most of the information collected for the situational analysis and many other components for this research were gathered through the author`s perception during his internship in the company. The methodology includes secondary data collected through field observation in the company, documents provided by the organization and internet sources. Finally, the proposal digital marketing strategy was validated through a prediction model using machine-learning system via Python and its tools. The result of the prediction model was addressed and analyzed based on linear regression and correlation matrix methods confirming the efficacy of the proposal strategy, consequently the reliability of the prediction model. Note Journal of Marketing Management, June 2020, Vol. 8, No. 1, pp. 55-72, ISSN 2333-6099Online, Copyright © The Authors, All Rights Reserved, Published by American Research Institute for Policy Debby ChristinaFenniDevia RoselinaA rapid internet development and its function has become one of the most important technologies in the world since it is very influential for human life. Considering this, one of the paid television companies makes an integrated marketing communication using internet as a tool for promoting its product. This study aims to know the role and strategy of various digital marketing channels, including website, search engine marketing SEM, online PR, display advertising, email marketing and social media marketing in promoting product. The methodology is descriptive qualitative using interview and participant observation. The data were collected through documents and literature which related to digital marketing. This study found that digital marketing strategy has important role in promoting product. The whole digital marketing strategy, either in its planning, implementation, or evaluation, has its own uniqueness. It showed that digital marketing strategy has been run well within the company. Eddy Soeryanto SoegotoA T UtomoSocial media networks or new media are one of the most widely used communication media by all people or the wider community today. The purpose of this study is to analyse marketing communication through social media. This research used descriptive method, to present a complete picture of the situation related to several situations of variables examined. The results revealed that marketing communication using social media has an effect on consumer interest in buying goods offered through social media such as marketing conducted by Instagram social media most frequently visited by people today. This study discusses the marketing strategies that are involved in social media instagram. These results make social media one of the suitable media to deliver a marketing communication. So that this marketing technique is expected to help online sellers in managing their business. This marketing technique has more real time advantages in serving customers to invite more customers to develop online businesses that have been built. Katherine Taken SmithPurpose The purpose of this study is to determine which digital marketing strategies are preferred by Millennials and are effective in influencing their behavior. There is potential growth and value in using digital marketing aimed at Millennials, but the marketing strategies must be perceived positively by this online generation. Design/methodology/approach Data were collected over a three‐year period 2009 to 2011 by surveying Millennials at a prominent southwest US university. Findings Results indicate that Millennials have a definite preference for certain forms of online advertising. There are digital marketing strategies that are considerably more effective in grabbing the attention of Millennials, motivating repeat visits to a web site, and encouraging Millennials to write online reviews. Practical implications By taking into consideration the preferences of Millennials, the effectiveness of online communications and digital marketing aimed at this market segment can be increased. Recommendations are made regarding types of online advertising to use, how companies should design their web sites, how to motivate repeat visits to web sites, and how to encourage Millennials to write online reviews. Millennials are reading and being influenced by online reviews. Originality/value Even though online advertising is the fastest growing advertising medium, only a small percentage of total advertising expenditures are currently being devoted to the internet. There is potential growth and value in using digital marketing aimed at Millennials, but the marketing strategies must be perceived positively by this RizaldiF MargaretaK SimehateA A RafdhiDigital marketing is a strategy that is quite impactful to increase the number of consumers in the organic fertilizer business sector in an era like today. The purpose of this research is to analyze the marketing strategy of organic fertilizers and the increase in the number of consumers. The research method used was escriptive methods, namely data collection and questionnaires. Methods of data collection carried out by observation, interviews and literature study. The questionnaire was used in analyzing consumers who use organic fertilizers on chilies. The results of this research show that digital marketing as marketing communication is useful in increasing selling power and promotion. This study discusses the use of digital marketing in marketing communications and whether consumers prefer organic fertilizers or Trio Febriyantoro Debby ArisandiTeknologi saat ini terus berkembang dan manfaat penggunaan internet terasa bagi para pemakainya. Beberapa orang merasa ketergantungan dengan adanya internet, termasuk aktivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah UKM dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk menjalankan usahanya khususnya pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN MEA. Tujuan penelitian ini secara umum mendeskripsikan dampak digital marketing terhadap volume penjualan bagi pelaku UMKdi kota Batam. Penelitian ini berjenis kualitatif, dengan menggunakan model triangulasi, yang menggabungkan metode wawancara terstruktur, wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku UMKM yang terdaftar aktif di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasar – Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota. Dari hasil penelitian diketahui bahwa digital marketing memudahkan pelaku UMKM untuk memberikan informasi dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen, memperluas pangsa pasar, meningkatkan awareness dan meningkatkan penjualan bagi pelaku is a complete update of the best-selling undergraduate textbook on Electronic Commerce EC. New to this 4th Edition is the addition of material on Social Commerce two chapters; a new tutorial on the major EC support technologies, including cloud computing, RFID, and EDI; ten new learning outcomes; and video exercises added to most chapters. Wherever appropriate, material on Social Commerce has been added to existing chapters. Supplementary material includes an Instructor’s Manual; Test Bank questions for each chapter; Powerpoint Lecture Notes; and a Companion Website that includes EC support technologies as well as online files. The book is organized into 12 chapters grouped into 6 parts. Part 1 is an Introduction to E-Commerce and E-Marketplaces. Part 2 focuses on EC Applications, while Part 3 looks at Emerging EC Platforms, with two new chapters on Social Commerce and Enterprise Social Networks. Part 4 examines EC Support Services, and Part 5 looks at E-Commerce Strategy and Implementation. Part 6 is a collection of online tutorials on Launching Online Businesses and EC Projects, with tutorials focusing on e-CRM; EC Technology; Business Intelligence, including Data-, Text-, and Web Mining; E-Collaboration; and Competition in ChaffeyMark PatronThe use of web analytics to improve online marketing dates back to the 1990s when the first web analytics systems were developed. Yet, recent research suggests that many companies are failing to utilize core web analytics best practices and are therefore not getting the potential return from web analytics that they could. This paper reviews the opportunities for companies to better apply web analytics to improve digital marketing performance. An approach is defined to create a strategy to improve the value contributed by web analytics. The paper describes techniques that can be used to set up a digital marketing optimization programme, including a review of how people, process, measures and tools can be AmaliaAdhi WidyaktoRr PraptiLulusAmalia, Farah., Widyakto, Adhi., Prapti, Rr. Lulus. 2021. Digital Marketing Strategy on Agricultural Product. Economics & Business Solutions Journal, 51, 29-45
Kamiadalah perusahaan profesional yang bergerak khusus di bidang Digital marketing Medan dengan layanan terlengkap. Di mulai dari layanan pembuatan logo, profil perusahaan, jasa pembuatan website , konten dan maintenance website, Jasa optimasi pencarian website (SEO), Sosial media maintenance (SMM), hingga layanan pembuatan program / aplikasi basis web